Kamis, 19 April 2018

Cara Membuat Petulo, Salah Satu Kuliner Khas Indonesia


Cara membuat petulo - Petulo merupakan salah satu kuliner yang berasal dari Indonesia yang dapat dikatakan sangatlah nikmat disantap bersama dengan keluarga tercinta. Salah satu kuliner yang berasal dari Indonesia ini memiliki tekstur yang sangatlah empuk dan hampir mendekati kenyal karena terbuat dari bahan baku utama berupa tepung. Kuliner ini saat disajikan akan sangat nikmat disandingkan dengan kuah khas yang biasa memang berdampingan. Kuliner ini pun juga sangatlah mudah dibuat oleh siapapun di rumah masing-masing.


Berikut merupakan cara membuat petulo, yang merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang pada saat ini mulai hilang dari peredarannya. Pertama yang perlu dipersiapkan untuk membuat petulo ini adalah seluruh bahan baku yang dibutuhkan. Baik itu adalah bahan baku utamanya ataupun juga bahan baku yang digunakan sebagai kombinasinya. Bahan uatama yang digunakan untuk membuat kuliner petulo ini antara lain adalah, tepung beras dengan takaran sebanyak 200gr. Lalu bahan utama berikutnya adalah tepung sagu atau biasa disebut dengan tepung tapioka dengan takaran sebanyak 75gr.

Bahan berikutnya untuk cara membuat petulo ini adalah santan kara atau santan instan berkemasan kecil sebanyak 1 kemasan saja. Lalu kemudian, garam dengan takaran ½ sendok teh dan juga air dengan takaran sebanyak 300ml. Kemudian, untuk bahan kombinasi atau bahan dari kuah yang disandingkan dengan petulo ini antara lain adalah, pertama santan kara berukuran kecil sebanyak 1 kemasan. Lalu kemudian air sebanyak 400ml, gula merah yang berbentuk seperti batok kelapa setengah lingkaran sebanyak 3 biji, pandan secukupnya dan juga daun pisang untuk digunakan sebagai alas kukusan.

petulo

Setelah persiapan bahan baku utama dan kombinasi selesai, maka berikutnya adalah menjalankan proses pembuatan dari salah satu kuliner khas Indonesia ini. Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk membuat petulo ini adalah dengan memasak tepung beras bersama dengan santan, garam dan juga air ke dalam sebuah wadah hingga teksturnya berbentuk mengental dan sangatlah sulit untuk diaduk. Setelah tepung beras tersebut siap, langkah kedua untuk cara membuat petulo ini adalah dengan mendiamkannya selama kurang lebih 5 menit untuk selanjutnya menambahkan tepung tapioka dengan takaran atau ukuran sedikit demi sedikit ke dalam adonan tersebut dan mengaduknya hingga benar-benar bercampur secara merata.

Setelah adonan tersebut bercampur secara merata, langkah berikutnya untuk cara membuat petulo adalah dengan memcah adonan tersebut menjadi tiga bagian, dimana tiap bagian ini nantinya akan dibentuk dan diberikan warna sesuai dengan selera. Pada saat pembentukan petulo, ukuran dari petulo itu sendiri dapat disesuaikan sesuai dengan keinginan masing-masing. Proses pembentukan dapat dilakukan di atas daun pisang yang ada di dalam kukusan dengan menggunakan plastic makanan yang biasa digunakan untuk mencetak hiasan pada kue kue tar atau kue ulang tahun.

Setelah itu, kukus adonan yang telah dibentuk dalam kurun waktu 15 menit lalu kemudian saatnya untuk membuat kinca atau kuah degan menggunakan bahan-bahan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Masak kinca atau kuah sampai benar-pbenar matang, lalu kemudian kinca dapat disajikan bersama dengan petulo yang telah matang untuk dinikmati bersama-sama dengan keluarga tercinta.